Manchester United Pernah Ingin Dibeli Pangeran Salman

Manchester United Pernah Ingin Dibeli Pangeran Salman – Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman, lewat Public Investment Fund (PIF) sudah sah memperoleh Newcastle United. Harus diingat jika si pangeran pernah coba menggantikan Manchester United dari Keluarga Glazer.

Proses peralihan pemilik selesai. PIF memperoleh 80 % saham club dengan Nusabet Login menggulirkan dana sejumlah 300 juta pounds sekalian menendang pemilik awalnya, Mike Ashley.

Pangeran Salman sebenarnya akan beli Newcastle United semenjak tahun 2020 kemarin. Tetapi, peralihan pemilikan itu tidak memperoleh restu dari persaingan kelas atas Inggris, Premier League, Walau begitu, faksi Pangeran Salman malas berserah. Mereka mundur untuk saat ini sebelumnya terakhir kembali melontarkan penawaran beberapa waktu kemarin. Sesudah proses panjang, pada akhirnya Newcastle sah ada di bawah PIF.

Manchester United Pernah Ingin Dibeli Pangeran Salman

Link: https://purothemes.com/support/users/nusabetslot/

Telah Ada Percakapan

Newcastle United bukan salah satu team yang menarik perhatian Pangeran Salman. Awalnya, Bandar Judi Domino99 Terpercaya Pangeran Salman sempat diberitakan ingin menggantikan Manchester United dari tangan Keluarga Glazer.

Sama seperti yang disampaikan Mirror tahun kemarin, Pangeran Salman dan Keluarga Glazer diberitakan bertatap muka di tahun 2019. Judi WE1POKER Terbaik Deposit Pulsa Ke-2 faksi mengulas masalah kekuatan perpindahan pemilikan Manchester United, Nilai yang dijajakan faksi Pangeran Salman juga tidak bermain-main, 3,lima juta pounds! Dengan nilai begitu, Keluarga Glazer dapat kantongi keuntungan yang besar. Karena mereka beli Manchester United dengan harga 790 juta pounds saja.

Walau begitu, Keluarga Glazer menampik. Situs Daftar Judi Poker WE1POKER Masa kepimpinan mereka bersambung. Keluarga Glazer bahkan juga tidak bergerak saat penggemar Manchester United menuntut mereka mundur karena European Super League.

Keluarga Glazer Dibenci Penggemar MU

Sama seperti yang dijumpai, Manchester United dan klub-klub kelas atas Eropa setuju melangsungkan European Super League. Persaingan itu mengundang pro-kontra karena dipandang melukai semangat olahraga di dunia sepak bola, Beberapa penggemar club kelas atas Inggris turun ke jalan. Penggemar Manchester United melangsungkan tindakan protes serta tidak malu untuk membobol Old Trafford dengan keinginan suara mereka kedengar oleh beberapa pejabat club.