Sergio Ramos Rela Mati Demi Bela Paris Saint-Germain Hadapi Real Madrid

Sergio Ramos Rela Mati Demi Bela Paris Saint-Germain Hadapi Real MadridSesudah barusan tinggalkan ibu-kota Spanyol pada musim panas 2021 lalu untuk tergabung ke Paris Saint-Germain, saat ini Sergio Ramos akan berpeluang hadapi bekas club yang sempat ia kapten, Real Madrid.

Bek baru Paris Saint-Germain Sergio Ramos menjelaskan jika ia akan siap mati untuk bela teamnya saat raksasa Prancis diundi untuk hadapi Real Madrid di set 16 besar Liga Champions.

Ini bisa menjadi laga yang paling emosional untuk pemain berumur 35 tahun yang perlu hadapi bekas club Bandar Slot Bet Terkecil yang sudah dibelanya sepanjang 16 tahun, semenjak ia berpindah dari Sevilla ke Bernabeu pada 2005 saat sebelum akhiri periode dedikasinya pada musim panas 2021 kemarin.

Link : https://forum.apsu.com.ua/forums/users/sobatjpslot/

Walau tersedianya Sergio Ramos untuk Paris Saint-Germain menjelang laga menantang Real Madrid yang hendak diadakan pada ada ada Februari tahun depannya disangsikan ingat pemain berpengalaman Spanyol itu sudah banyak memiliki masalah dengan kebugarannya.

Pada musim inilah baru tampil sekali untuk PSG dalam kemenangan 1-3 menantang Saint-Etienne di Liga Prancis dan semenjak itu ia selanjutnya alami masalah otot sesudah tidak ada semenjak awalnya musim ini karena cidera Judi Tembak Ikan Online Resmi betis yang dibawa saat masih bela Real Madrid.

PSG awalannya diundi menantang Manchester united saat sebelum hasil undian diurungkan karena kekeliruan tehnis dan saat ini mereka siap-siap hadapi Real Madrid, pertandingan yang dianggap Sergio Ramos bisa menjadi laga yang paling emosional untuknya.

Link: Sobatjp

“Anda ketahui kasih-sayang dan cinta yang saya punyai untuk Real Madrid,” kata bek berumur 35 tahun itu. “Saat ini gantian saya untuk bela PSG dan saya akan lakukan semua peluang untuk melakukan. Ini ialah team yang taruhan pada saya. Saya akan mati untuk PSG.”

“Saya ingin tidak mempunyai konfrontasi dengan Real Madrid, tapi kembali lagi ke Santiago Bernabeu ialah hal yang membahagiakan karena saya tidak bisa mempunyai perpisahan yang riil karena limitasi Covid.”

Updated: 03/08/2022 — 9:14 AM