Thomas Tuhel Akui Cemas Pada Kritikan Keras

Thomas Tuhel Akui Cemas Pada Kritikan Keras – Saul diambil Chelsea dari Atletico Madrid pada deadline day transfer bursa musim panas kemarin. Ia dipinjamkan sepanjang satu musim untuk menambahkan pilihan baris tengah Chelsea.

Kualitas Saul sepanjang bela Atletico Madrid telah bisa dibuktikan. Tetapi, selama ini ia belum mendapati permainan terbaik di Chelsea, Bandar Slot Bet Terkecil Saul selalu kesusahan setiap dikasih peluang bermain, karenanya penggemar Chelsea mulai melemparkan kritikan keras.

Link : https://eeeihsn.xyz/prediksi-manchester-city-vs-leeds-pekan-ke-17-liga-inggris/

Thomas Tuhel Akui Cemas Pada Kritikan Keras

Thomas Tuhel Akui Cemas Pada Kritikan Keras

Saul kesusahan

Tuhel pahami ada permasalahan dengan Saul. Pemain tengah Spanyol itu tetap perlu waktu untuk menyesuaikan. Tetapi, menurut dia kritikan keras yang dilemparkan penggemar Chelsea tidak adil, “Apa Saul berasa jika ia menggenggam peranan dan tanggung-jawab yang serupa seperti saat ia masih di Atletico? Tidak, kemungkinan belum,” Judi Tembak Ikan Online Resmi membuka Tuhel di Chelseafc.com.

“Apa ia kesusahan? Ya, ia kesusahan. Apa ia pemain pertama kali yang kesusahan di Premier League? Tidak, dan ia tidak menjadi yang paling akhir. “Kami membuat perlindungan beberapa pemain kami dan saya akan membuat perlindungan pemain kami,” paparnya.

Link: https://159.223.87.221/judi-bola/tembak-ikan/

Style main Chelsea

Tuhel memperjelas ada beberapa factor yang punya pengaruh pada kesusahan Saul. Style main Chelsea di atas lapangan tidak selamanya pas dengan style main Saul yang umumnya, “Tempo hari ia bermain, sebagai no.6, sebagai no.9, dan sebagai wing-back. Apa itu adil untuk dia? Tidak, terang tidak,” ikat Tuhel.

“Coba samakan keadaannya dengan kerangka dan Anda semakin lebih mamahami kondisinya. Saya memahami beberapa orang sedih sesudah tempo hari, tetapi reaksi semacam ini telah keterlaluan.”

Terserang di sosmed

Parahnya, Saul memperoleh hujatan keras dari penggemar Chelsea di sosial media. Ia dipandang kurang memberikan kepuasan dan dipandang seperti permasalahan team, “Saya cuman dapat mengharap Saul tidak membaca itu [komentar pedas di media sosial]. Ia tahu apakah yang harus ia kerjakan untuk berkembang dan ia usaha keras lakukan segala hal,” tutup Tuhel.